Perguruan Silat Way Ratai TTKDH Merai Prestasinya Mendapat Mendali Mas Dan Perunggu Dalam Merebut Piala Kemenpora

PESAWARAN (Lintas media. News) : –  Ampat pendekar TTKKDH berprestasi way ratai masuk dalam perwakilan Kontingen Lampung dua di antaranya berhasil meraih medali emas dan  perunggu yang diwakili oleh peserta dari Kecamatan Way ratai khususnya Desa Bunut Seberang Kamis (09/03/2023).

Pencak silat aliran Cimande merupakan seni bela diri TTKDH milik bangsa indonesia yang patut di lestarikan dan disebar luaskan dinegeri sendiri khususnya untuk para generasi muda, perguruan silat cimande lebih dikenal dalam perguruan silat TTKKDH bertujuan untuk olahraga dan membela diri bukan untuk mengajarkan kebrutalan atau kesombongan didalam pergaulan.

Ketika awak media mengkonfirmasi dengan Abah Saleh merupakan salah satu tokoh perguruan silat yang cukup disegani  di way ratai mengatakan bahwa perguruan silat  TTKKDH di desa bunut merupakan perguruan silat beraliran cimande tertua di way ratai, pendirinya saat itu oleh Abah Masta, Surya, Adung, Nurasa, yang sekarang sudah almarhum semua,sebagai pemegang amanah penerusnya adalah Abah Saleh yang lebih dikenal dengan sebutan Abah Saleh Debus akan terus mendidik, dan membina generasi muda dan melestarikan seni budaya silat cimande di way ratai ini “Ungkap Abah Saleh “.

Anggota TTKKDH yang tergabung dalam Yayasan dan Kesti selama ajarannya masih sama,  pertalighkanya sama adalah saudara,sesama anggota tidak boleh saling menyakiti, pacaran atau berbuat yang melanggar aturan agama dan lebih menjujung tinggi ajaran agama islam yang sebenarnya, ” Ungkapnya ”

Didalam perguruan silat TTKKDH ada dua kategori silat antara lain silat seni budaya dan silat prestasi artinya silat yang akan digunakan untuk mengikuti perlombaan yang tergabung dalam aturan IPSI (ikatan pecak silat indonesia),tidak semua anggota dapat mengikuti silat untuk prestasi,karena harus melalui tahapan seleksi kemahiran tekhnik dan seni budaya serta kemauan yang keras. ” Jelasnya “.

Dalam kejuaraan silat merebut piala Kemenpora di palembang kemarin anak didik kita terpilih empat orang, didalam seleksi ada tiga puluh orang anak yang terpilih dalam seleksi cuma yang terbaik  ada lima orang dan siap berangkat hanya empat orang anak alhamdulillah berhasil tiga orang anak,masing masing dua orang mendapatkan medali emas kiriteria dewasa dan satu orang anak mendapat medali perunggu kriteria Praremaja di dalam turnamen ada tiga kriteria yaitu Usia Dini ( setingkat SD),Praremaja (smp,sma) dan Dewasa ( bebas).

Pada Tanggal 8,9,10 maret tahun 2023, diselenggarakan lagi kejuaraan pencak silat tingkat provinsi untuk merebut piala Kemenpora di Universitas negeri lampung ( UNILA) Bandar Lampung,TTKKDH way ratai mengirim tiga peserta, kelompok usia dini dan Praremaja,mohon doa,suport, dukungan kepala desa se kecamatan way ratai dan bapak camat,semoga anak anak pesilat ini bisa membawa mendali emas dan membawa nama harum desa bunut sebrang kecatatan way ratai dan kabupaten pesawaran yang kita cintai.

Harapan abah saleh ketua DPC TTKKDH way ratai, seni pencak silat ini khususnya kecamatan way ratai terus mendapat pembinaan baik dari pemerintah daerah,desa maupun kecamatan, dan pihak.  swasta ikut peduli, apresiasi kepada yang memperoleh mendali,alhamdulillah dari pak camat,kades bunut bayu,kades bunut seberang,walaupun hanya sekedar, namun itu sangat dirasakan oleh sang penerima sebagai wujud perhatian pemerintah,demi kelestarian seni bela diri asli bangsa indonesia dan terus di budayakan.ujar saleh (Hadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *