Mantan Sekdes Sukajaya Mahyudin, Menjual Tanah Milik Abdurahman Tanpa Izin, Ahli Waris Menuntut

PESAWARAN (Lintasmedia.news) : – Ahli waris Abdurahman  (Alm) Isbah Cholib (46) merasa kecewa terhadap mantan Sekdes Sukajaya Lempasing Mahyudin yang menjanjikan akan mengganti tanah orang tuanya yang telah dijual, namun tak kunjung ada penyelesaian. Selasa (20/12/2022).

Tanah milik orang tua Isbah Cholib seluas 2.500 M3 yang terletak di belakang kediaman pemuka adat Dalom Tihang Marga, telah dijual oleh mantan sekdes Sukajaya Lempasing Mahyudin tanpa diketahui oleh keluarga ahli waris (Abdurahman).

Munah istri khoirudin (Alm) merupakan Orang tua Mahyudin menuturkan ” Tanah milik (Alm) Abdurahman diambil alih olehnya, sebab kakak kandung  Abdurahman yang bernama uwak manis (alm) memiliki hutang kepadanya pada tahun 1988, sementara pada waktu Itu ahli waris Isbah cholib dan keluarga tidak ada disini menetap ditanjungan ketibung Lampung Selatan.” Terang munah “.

Sementara tanah yang dimaksud saat ditinggal pindah oleh keluarga besar Isbah Cholib ke Tanjungan tanah tersebut dikelola oleh Hamdan (alm) anak kandung uwak Manis (alm) pada tahun 1988 sampai dengan tahun 1990 sedangkan Hamdan sendiri tidak mengetahui kalau status tanah itu adalah milik Abdurahman.

Tanah tersebut oleh Abdurahman di gadaikan kepada Wilas (alm) yang tinggal didusun Sukabumi 1 kelurahan Sukajaya lempasing yang ketika itu masih wilayah kecamatan Padang cermin kabupaten Lampung Selatan.

Isbah Cholib melakukan mediasi di kediamannya terkait masalah tanah milik orang tuanya ini pada Mahyudin sekdes yang masih aktif ketika itu, dihadiri oleh saksi Munazir, Bram Injana,Muhidin dan Zohir dan Rusli  aparatur desa Sukajaya lempasing.

Mahyudin menyatakan secara lisan kepada Isbah Cholib selaku ahli waris Abdurahman bahwa ia akan bertanggung jawab atas tanah yang sudah dijual olehnya yang didengar atau disaksikan oleh para saksi dan aparatur desa pada saat itu.

” Saya akan mupakatkan dulu sama adek adek saya karena kami ini semuanya ada 9 saudara saya minta waktu dalam dua hari ini ” Ucap Mahyudin pada Isbah Cholib waktu itu berjanji. (30/06/2021)

Saya sudah cukup sabar menunggu  niat baik Mahyudin untuk menyelesaikan persoalan tanah milik orang tua saya itu yang telah ia jual tanpa seizin saya sebagai ahli waris Abdurahman ” Tutur Isbah”.

Bila Mahyudin tidak ada itikad baik terkait masalah tanah orang tua saya ini untuk segera diselesaikan, maka saya akan membawa hal ini kejalur hukum ”  Ucap  Isbah Cholib “. Dewan Pimpinan Partai Perindo Teluk Pandan.

Sampai berita ini diturunkan  Mahyudin belum juga memberikan kabar.

Rudhy.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *