Kembali Terjadi Pemukulan Wartawan Di Desa Hanau Berak Kecamatan Padang Cermin.

PESAWARAN (Lintas Media News) : – Tindakan tidak terpuji dilakukan oleh perangkat desa (Operator) Desa Hanau Berak kecamatan Padang Cermin, terhadap Wartawan Ungkap Tipikor yang sedang mengurus surat NA dan Domisili, Selasa 30/01/2024.

Tindakan itu bermula saat wartawan yang bernama Nasoba yang sedang mengurus surat NA dan Domisili di desa Hanau Berak dan langsung dikerjakan oleh operator desa bernama Putra, tidak berselang lama tindakan tidak humanis dan arogansi mulai ditunjukan oleh putra.

Dari keterangan korban Nasoba kepada rekan-rekan media,mengungkapkan bahwa telah mengalami tindakan kekerasan terhadap dirinya.

Saya telah mengalami pemukulan yang dilakukan oleh Putra perangkat desa Hanau Berak yang bertugas sebagai operator desa,

Pemukulan itu dilakukan pelaku di ruangan operator di balai desa saat saya sedang mengurus NA dan Domisili, tidak hanya itu saya juga mendapatkan perlakukan yang tidak humanis, Terangnya.

Waktu kejadian itu,saya masuk keruangan operator melihat operator sedang memprint NA dan surat keterangan Domisili milik istri saya, Kata Nasoba.

Namun saat selesai di print saya melihat nama ibu saya salah huruf,AISAH menjadi AISYAH,lalu saya meminta kepada putra ( operator ) untuk memperbaiki, Ungkapnya.

Bukan perbaikan yang saya terima,namun pelaku melontarkan perkataan yang tidak humanis,”Kalau minta bantu itu yang benar pak” Tutur korban mengingat kembali perkataan operator tersebut.

Rupanya mendengar perkataan yang kurang humanis tersebut lalu korban mendorong dada pelaku memakai tangan kirinya sambil mengatakan kenapa kamu bicara begitu, Ujar Korban menuturkan.

Terkesan tidak terima tubuhnya didorong,pelaku kemudian mengayunkan tinjunya berkali-kali ke muka korban hingga mengalami luka gores di bagian pipi, Ungkap Korban.

Saya tidak terima atas tindakan yang dilakukan operator desa Hanau Berak ini, dan saya akan melakukan langkah hukum, agar menjadi contoh untuk perangkat desa lainnya agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,tutupnya (Hadi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *