ILS Gelar Jambore Kader Kesehatan se-Provinsi Lampung Dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional

PESAWARAN (Lintas Media News) : – Dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional Mengusung tema “Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju” Inisiatif Lampung Sehat (ILS) gelar kegiatan Jambore kader kesehatan inisiatif lampung sehat tahun 2023 sebagai peringatan Hari kesehatan Nasional (HKN) ke-59, Sejarah Hari Kesehatan Nasional pertama kali diperingati pada tanggal 12 November 1964 di Indonesia, dalam sejarahnya HKN diperingati dengan tujuan membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan serta dalam upaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjalani pola dan kebiasaan hidup sehat dalam berbagai aktivitas di masyarakat.

Meiwan Fatoni selaku ketua panitia menyampaikan pentingnya gelaran jambore kader kesehatan bukan hanya sebagai momentum peringatan HKN saja, namun pelaksanaan kegiatan ini lebih mengutamakan terjalinnya tali silaturahmi antar kader kesehatan Inisiatif Lampung Sehat.

“Dengan tujuan memberikan dukungan untuk menumbuhkan semangat kader kesehatan dan meningkatkan peranan kader di masyarakat, ILS menggelar Jambore Kader Kesehatan Inisiatif Lampung Sehat tahun 2023 untuk menguatkan silaturahmi dengan anggota dan kader se-Provinsi Lampung yang berjumlah sekitar 1.200 orang yang tersebar di berbagai wilayah” tutur Meiwan.

Kegiatan ini dibuka dan diawali dengan Orasi oleh Sudiyanto selaku direktur Inisiatif Lampung Sehat, pihaknya menyampaikan pentingnya jambore kader kesehatan ILS digelar karna menjadi momentum yang memungkinkan semua kader untuk bersatu, berbagi pengetahuan, memperkuat tali persaudaraan dan menjaga komitmen terhadap kesehatan masyarakat di Lampung.

Dalam orasinya, sudiyanto menyampaikan ILS telah bekerja keras untuk memastikan bahwa kader kesehatan di Lampung memiliki sumber daya, pelatihan, dan dukungan yang mereka butuhkan. Tak kurang dari 1.200 orang kader Kesehatan di lampung pernah mendapatkan pelatihan dan dukungan dari ILS dan sudah 15.529 Keluarga dilakukan edukasi, 117.482 warga dirujuk dan didampingi untuk dapat mengakses layanan kesehatan dan 10.084 pendampingan pada yang sakit.

“Pesan saya pada hari ini adalah pentingnya kerja tim, kolaborasi, dan komitmen yang tak kenal lelah dalam menjalankan tugas sebagai kader kesehatan. Kalian adalah agen perubahan yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lampung, dalam Jambore ini, mari kita berbagi ide, pengalaman, dan inspirasi. Mari kita belajar satu sama lain, dan mari kita berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam memajukan kesehatan masyarakat di Lampung. Bersama, kita bisa mencapai hasil yang luar biasa.” tutur Sudiyanto.

Terakhir pihaknya menyampaikan pesan kepada semuanya
“Kita memang bukan yang terbaik, tapi kita terlatih dan terdidik”

Pada usianya yang sudah memasuki ke-3 tahun sejak berdirinya pada tanggal 2 September 2020, ILS tetap berkomitmen dalam merawat, menjaga dan merangkul kader serta anggota, kegiatan jambore kader kesehatan selain menjadi ajang silaturahmi juga sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras kader kesehatan Inisiatif Lampung Sehat.

Turut hadir dalam kegiatan Jambore Kader, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan Dan Pembangunan Pesawaran Muhammad Alhusnuriski yang hadir mewakili Bupati Pesawaran yang terkonfirmasi tidak bisa membersamai kegiatan jambore, pihaknya menyampaikan ucapan selamat datang karna telah berkegiatan di pesawaran, dalam sambutannya dihadapan lebih dari 500 kader yang hadir, Ahusnirizky menyampaikan dukungan dan apresiasi atas kerja keras kader kesehatan inisiatif lampung sehat.

“Kami berharap kegiatan jambore dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan motivasi dalam peran serta dan pembinaan kader di masyarakat kedepan, menjaga agar kebermanfaatannya berkelanjutan” Tutur Ahusnirizky.

Selain di hadiri oleh lebih dari 500 kader aktif, kegiatan jambore juga melibatkan alumni dan seluruh pengurus ILS kabupaten/kota diantaranya Kota Bandarlampung, Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Pesawaran, Tulang Bawang Barat, Pringsewu, Tanggamus, Lampung Utara dan Kota Metro. Kegiatan ini sukses digelar di Pantai Kelapa Kunjir yang beralamat di Sukajaya Lempasing, Kec. Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada tanggal 12 November 2023

Kegiatan Jambore Kader mencakup berbagai rangkaian acara, selain orasi direktur inisiatif lampung sehat, ada juga penyerahan penghargaan kepada kader dengan nominasi Penemuan Kasus TBC terbanyak, Kader Aktif dan Terlama di Program, Capaian TPT Terbanyak, Admin Media Sosial Teraktif, dan Desain Medsos Terbaik.

Adanya nominasi penghargaan terhadap kerja keras kader diapresiasi oleh Kamisah kader Kesehatan ILS kota bandar lampung, pihaknya menyampaikan sangat senang sekali dapat berkontribusi aktif dan sudah di apresiasi.

“Tentu kami sangat seneng sekali, mendapat penghargaaan dari ILS, kami merasa seperti dihargai, ada penghargaan untuk kita ini membuat kita jadi lebih semangat lagi” Tutur Kamisah.

Kegiatan jambore kader ILS juga turut mengundang, Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, KCP BRI Unit Way Halim, Tapis Blogger Lampung, Dosen Pembimbing Beckrie Center Foundation (BCF) Campus Leader Program Batch 7, Pembina Cluster UMKM ILS dan dr. Selly Septianis PJ TB Puskesmas Kedaton.

Acara pembukaan ditutup dengan do’a bersama yang dipimpin oleh ustad David Ariyanto dilanjutkan sesi foto bersama dan acara inti penampilan yel yel oleh kader Kesehatan Inisiatif Lampung Sehat setiap kabupaten/kota dan games bersama kader Kesehatan ILS, keseruan nampak pada setiap raut wajah kader yang menikmati kegiatan tersebut, seperti halnya yang dirasakan oleh ibu masria kader Kesehatan gedong tataan.

“Senang bisa ikut jambore kader kesehatan inisiatif Lampung sehat saya bisa bertemu antar kader se provinsi lampung, seharian jalan jalan senang-senang bersama teman seperjuangan walaupun berangkat pagi pulang sore semua terasa menyenangkan semoga terjalin silaturahmi yg baik antar kita semua” tutur masria.

Selama kegiatan, peserta berkesempatan untuk berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan sesama kader kesehatan, diskusi tentang mengupayakan lingkungan yang kondusif, ramah terhadap pasien penderita penyakit menular dan pengembangan pengetahuan serta keterampilan dalam bidang kesehatan masyarakat. (Hadi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *